BRANTI, LAMPUNG SELATAN – ( MEDIA WARTAMANGGALA.COM ) – Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lampung Selatan Masa Bakti 2026–2031 resmi dilantik, Kamis (30/7). Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan Peringatan Hari Donor Darah Sedunia yang dihadiri lebih dari 1000 peserta yang terdiri dari pendonor darah, relawan, mitra kerja, kelompok donor darah, serta masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Lampung, Ketua PMI Provinsi Lampung, Wakil Bupati Lampung Selatan, jajaran Forkopimda, kepala OPD, pimpinan perusahaan, serta relawan PMI dari unsur Korps Sukarela (KSR), Tenaga Sukarela (TSR), dan Palang Merah Remaja (PMR).
Berdasarkan keputusan Pengurus PMI Provinsi Lampung tentang Kepengurusan PMI Kabupaten Lampung Selatan Masa Bakti 2026–2031, Erma Yusneli, S.E., M.M. dipercaya sebagai Ketua PMI Kabupaten Lampung Selatan, dengan Adjo Supriyanto, S.H. sebagai Wakil Ketua, serta Yunizar Adha Sebagai Sekretaris.
Dalam susunan kepengurusan tersebut, Dr. Sugito, S.E., M.M.Pd. menjabat Ketua Bidang Organisasi dan Lembaga, Kris Saptana, M.Pd. sebagai Ketua Bidang Relawan dan DIKLAT, Hendri Gunawan, S.E. sebagai Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, serta Anisa Fia Ramadanti, Bdn., M.Tr. Keb. sebagai Ketua Bidang Yansoskes dan UKTD.
Selanjutnya, Fahrurrozi, S.E., M.M. dipercaya sebagai Ketua Bidang PSD, Kemitraan dan Kerjasama. Posisi Wakil Sekretaris Imam Suhaimi, S.H., M.H., dan Bendahara Siti Aisyah, S.Akun.
Sementara itu, anggota pengurus terdiri dari Yogi Qisthoni, S.T., Mahyudin, S.Pd., M.Pd., Gr., Nurma Suri, S.E., Hi. Ahmad Rodhi, S.K.M., M.Kes., serta Ady Satya, S.T.
Dalam struktur tersebut, Bupati Lampung Selatan ditetapkan sebagai Pelindung PMI Kabupaten Lampung Selatan. Sementara Dewan Kehormatan diketuai Komandan Kodim 0421/Lampung Selatan, dengan anggota Kapolres Lampung Selatan, Ali Wardana, S.E., Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan, dan Kepala Dinas Sosial.
Ketua PMI Kabupaten Lampung Selatan mengatakan, pelantikan kepengurusan baru bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperbarui komitmen pengabdian dan menjalankan amanah kemanusiaan.
“Bagi kami, ini adalah pembaruan sumpah kemanusiaan. Kami berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, serta menjadikan setetes darah yang didonorkan sebagai penyambung nyawa bagi mereka yang terbaring lemah,” ujarnya.
Momentum Hari Donor Darah Sedunia juga dimanfaatkan PMI Lampung Selatan untuk menyampaikan sejumlah perkembangan pelayanan Unit Donor Darah (UDD). Persiapan akreditasi UDD saat ini telah mencapai 85 persen. Renovasi gedung dan pembenahan alur pelayanan donor darah juga telah rampung guna meningkatkan kualitas pelayanan.
Dari sisi legalitas, UDD PMI Kabupaten Lampung Selatan telah memenuhi seluruh persyaratan perizinan melalui sistem Online Single Submission (OSS). Tingkat pelestarian donor darah sukarela juga meningkat menjadi 94 persen, dibandingkan 89 persen pada 2025.
Untuk memperluas jangkauan pelayanan, UDD PMI Lampung Selatan telah mengoperasikan Mobil Bus UDD untuk pelayanan donor darah secara jemput bola. Selain itu, penambahan alat Chemiluminescence Immunoassay (CLIA) dilakukan untuk mendukung mutu dan keamanan darah.
Memasuki masa bakti 2026–2031, PMI Kabupaten Lampung Selatan akan meningkatkan rekrutmen dan pembinaan relawan secara rutin dan berkelanjutan. PMI juga akan mendorong pembentukan Korps Sukarela (KSR) di berbagai sektor, mulai dari lingkungan pendidikan, pemerintahan, dunia usaha hingga komunitas masyarakat.
Pembinaan generasi muda melalui PMR di tingkat sekolah hingga perguruan tinggi juga akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menyiapkan kader-kader kemanusiaan.
Untuk menjalankan berbagai program tersebut, PMI Lampung Selatan mengajak Pemerintah Daerah, dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), komunitas, relawan, serta seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam pelayanan kemanusiaan.
“PMI tidak bisa berjalan sendirian. Dengan semangat kebersamaan, mari kita jadikan Lampung Selatan sebagai daerah yang tangguh secara sosial dan kemanusiaan,” tutupnya.
Pelantikan tersebut menjadi awal bagi kepengurusan PMI Kabupaten Lampung Selatan Masa Bakti 2026–2031 untuk memperkuat pelayanan kemanusiaan, memperluas jaringan relawan, meningkatkan pelayanan donor darah, serta membangun kolaborasi yang lebih luas dengan seluruh elemen masyarakat.
















