LAMPUNG SELATAN – ( MEDIA WARTAMANGGALA.COM ) — Ketersediaan air yang andal menjadi kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi dalam pengembangan kawasan pariwisata. Menjawab kebutuhan tersebut, Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung di bawah Kementerian PUPR tengah melaksanakan rehabilitasi Sistem Penyediaan Air Baku Way Andeng di kawasan Proyek Strategis Nasional Bakauheni Harbour City, Kabupaten Lampung Selatan.
Proyek ini merupakan bagian dari upaya peningkatan infrastruktur sumber daya air guna mendukung ketahanan pasokan air bagi kawasan strategis tersebut. Pembangunan kawasan tidak hanya soal fasilitas fisik yang terlihat, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar seperti air senantiasa tersedia secara memadai dan berkelanjutan.
Pekerjaan resmi dimilai pada 12 Juni 2026 dengan nomor PS0102/T/Bbws2.d4/2026/103. Nilai investasi proyek ini mencapai Rp25.572.556.162,00 yang sepenuhnya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2026.
PT. Rah Rah Red Wana Bhakti dipercaya sebagai kontraktor pelaksana dalam pekerjaan ini, sementara fungsi pengawasan dijalankan oleh konsultan Gunung KSO Mitra. Waktu pelaksanaan pekerjaan ditetapkan selama 203 hari kalender sejak dimulainya kegiatan di lapangan.

Hingga saat ini, progres fisik pekerjaan telah mencapai 71 persen. Dari rencana 13,00 meter, telah terealisasi 7,20 meter. Sementara itu, target debit air sebesar 20 liter per detik telah tercapai sesuai dengan rencana yang ditetapkan.
Novri, Direktur PT. Rah Rah Red Wana Bhakti, menyampaikan keyakinannya bahwa proyek dapat diselesaikan sesuai jadwal. Saat ditanya mengenai kepastian penyelesaian tepat waktu, ia menjawab singkat namun tegas.
”Yakin aja.” Pihaknya juga menegaskan akan terus berupaya meningkatkan capaian progres agar target penyelesaian tetap terjaga. Senin, (12/10/2026).
Sebagaimana disampaikan BBWS Mesuji Sekampung melalui akun Instagram resminya @pu_sda_mesuji.sekampung bertuliskan, infrastruktur air baku yang andal menjadi bagian penting dalam membangun kawasan pariwisata yang berkelanjutan. Rehabilitasi ini bertujuan agar sistem penyediaan air baku dapat berfungsi lebih optimal, andal, dan dapat diandalkan jangka panjang.
Proyek ini diharapkan dapat menopang kebutuhan air kawasan pariwisata Bakauheni Harbour City, sekaligus mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di sekitarnya. Ketersediaan air yang terjamin menjadi fondasi utama bagi perkembangan wilayah yang sedang tumbuh pesat ini.
















